skip to Main Content
1)    Surat permohonan bermaterai 6.000;

2)    Fotocopy KTP/KITAS;

3)    Fotocopy Ijazah yang dilegalisir atau melampirkan yang asli apabila tidak dilegalisir;

4)    Fotocopy STRF yang dilegalisir atau melampirkan yang asli apabila tidak dilegalisir;

5)    Surat keterangan sehat dari dokter yang memiliki surat izin praktik;

6)    Surat pernyataan memiliki tempat kerja di Fasilitas Pelayanan Kesehatan atau tempat praktik pelayanan Fisioterapi secara mandiri;

7)    Pas foto berwarna terbaru ukuran 4X6 cm sebanyak 2 (dua) lembar  Berlatar belakang merah;

8)    Rekomendasi dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna  pejabat yang ditunjuk;

9)    Rekomendasi dari Organisasi Profesi;

10) Melakukan evaluasi dan memiliki surat izin kerja dan izin tinggal serta persyaratan lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan (untuk WNA);

11) Memiliki kemampuan berbahasa indonesia (untuk WNA).

12) Melakukan evaluasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan (untuk WNI lulus luar negeri);

13) Fotocopy SIPF atau SIKF Pertama untuk permohonan SIPF atau SIKF Kedua;

14) Surat persetujuan atasan langsung bagi Fisioterapis yang bekerja pada instansi/Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

15) Fotocopy Sertifikat Kepesertaan BPJS Kesehatan;

16) Fotocopy Sertifikat Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan (tidak untuk PNS).

1)    Pemohon mendapat Formulir Permohonan dan penjelasan dari Petugas Informasi di front office (jika langsung ke DPMPTSP), atau Pemohon mendapatkan Formulir Permohonan dan penjelasan  melalui www.dpmptsp.natunakab.go.id di portal “PERIZINAN;

 

2)    Pemohon mengambil nomor antrian pendaftaran di Petugas Informasi di front office (jika langsung ke DPMPTSP);

3)    Pemohon menyerahkan permohonan kepada Petugas Loket Penerimaan di front office sesuai urutan nomor antrian (jika langsung ke DPMPTSP), atau Pemohon mengirimkan Permohonan ke email : ptsp@natunakab.go.id ;

4)    Pemohon menunggu registrasi dan validasi berkas oleh Petugas Loket Penerimaan di front office (jika langsung ke DPMPTSP);

5)    Pemohon menerima Tanda Terima Berkas/ Permohonan dari Petugas Loket Penerimaan di front office (jika langsung ke DPMPTSP) atau menerima melalui di email Pemohon (jika permohonan melalui email), apabila permohonan dinyatakan sudah lengkap;

6)    Pemohon mengambil Surat Izin / Nonizin di Loket Penyerahan sesuai batas waktu penyelesaian Izin/Nonizin dengan menyerahkan Tanda Terima Berkas/Permohonan kepada Petugas Loket Penyerahan di front office. Jika permohonannya melalui email maka Pemohon menyerahkan Permohonan Asli dan persyaratannya kepada Petugas Loket Penerimaan untuk di periksa kelengkapan berkasnya, jika sudah dinyatakan lengkap dan benar oleh Petugas Loket Penerimaan maka Pemohon baru diperbolehkan mengambil Surat Izin/Nonizin di Petugas Loket Penyerahan.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktik Fisiotrapis
1 hari kerja untuk SIKF dan SIPF di fasilitas pelayanan kesehatan bukan mandiri;

5 hari kerja untuk lokasi usaha satu daratan dengan kabupaten untuk di fasilitas mandiri;  dan

11 hari kerja untuk lokasi usaha yang tidak satu daratan dengan kabupaten untuk di fasilitas mandiri;

Gratis
Surat Izin Praktik Fisiotrapis (SIPF) & Surat Izin Kerja Fisiotrapis (SIKF)
Informasi pelayanan perizinan dan nonperizinan dapat diperoleh melalui :

Telepon  : 0773-31034

SMS       : 0822 6867 1115

WA         : 0822 6867 1115

Email     : ptsp@natunakab.go.id

Website  : www.dpmptsp.natunakab.go.id

Facebook: Dpmptsp Natuna

Pengaduan terhadap Pelayanan perizinan dapat disampaikan melalui :

Telepon  : 0773-31034

SMS       : 0822 4698 3766

WA         : 0822 4698 3766

Email     : dpmptsp@natunakab.go.id

Website  : www.dpmptsp.natunakab.go.id

Facebook: Dpmptsp Natuna

674 total views, 1 views today