skip to Main Content
MAGANG APLIKASI OSS V1.1 DI BKPM

MAGANG APLIKASI OSS v1.1 DI BKPM

Jakarta – Dengan telah diberlakukan penggunaannya aplikasi OSS (Online Single Submission) secara massal oleh DPMPTSP se-Indonesia, maka diperlukan pemahaman dan pengetahuan tatacara penggunaan aplikasi OSS oleh petugas dipelayanan perizinan berusaha. Pembekalan yang dikemas dalam kegiatan magang yang diselenggarakan oleh BKPM pada sesi kali ini, DPMPTSP Natuna mengirim Yuliana, S.IP dan Yulya Dewi Shaputri untuk mengikuti pemagangan aplikasi OSS versi 1.1 yang rencananya akan di launching bulan November 2019.

Kegiatan yang dilaksanakan di Jakarta selama 3 hari berturut-turut dari tanggal 22 – 24 Oktober 2019 diikuti juga pegawai DPMPTSP dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Rahadian Adikara dan Anindito Satrianto yang merupakan Pemateri dari BKPM menyampaikan aplikasi OSS yang merupakan versi pembaruan mendukung kemudahan bagi pemohon perizinan berusaha diantaranya terdapat fitur berupa format isian data legalitas untuk pemisahan jenis perusahaan sesuai badan usaha (CV, Firma dll) dan badan hukum (PT, Koperasi, Yayasan) juga terdapat fitur untuk menerbitkan registrasi Kantor Cabang dan fitur LKPM.

Sementara bagi DPMPTSP dalam proses pengecekan pendaftarannya, terdapat rekapitulasi perizinan yang perlu dan belum diproses oleh petugas DPMPTSP dan ada juga fitur untuk membantu menerbitkan IUMK. OSS yang di-launching nanti, pada dokumen OSS yang diterbitkan tidak terdapat lagi kalimat sudah berlaku efektif dan belum efektif, seperti disampaikan nantinya akan terdapat daftar persyaratan atau izin prasarana yang belum terpenuhi dalam izin usaha tersebut dan akan di-update atau diperbarui secara otomatis ketika sudah terpenuhi.

Melalui aplikasi Online Single Submission (OSS) pelaku usaha atau investor diharapkan mendapatkan pelayanan perizinan yang cepat dan mudah, sehingga pelaksanaan realisasi investasi berusaha di daerah meningkat dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Htls

891 total views, 4 views today